• Home
  • Foto Hot
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact

berita unik di dunia

  • Home
  • Gambar Hot
  • Zona Dewasa
Home » Uncategories » Indonesia,masuk negara tergelap didunia

Indonesia,masuk negara tergelap didunia

oleh : berita unik di dunia
Kebanyakan orang selalu menggunakan kain lap untuk mengeringkan piring setelah dicuci. Dengan menggunakan kain lap, piring memang akan lebih cepat kering. Namun, apakah Anda yakin lap yang digunakan bebas dari bakteri? Berdasarkan penelitian, lap dapur sering menjadi sarang dari bakteri E.coli yang bisa membuat Anda dan sekeluarga terkena diare. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena masih ada cara untuk mencegah penyebaran bakteri dari lap dapur. Berikut cara mencegah penyebaran bakteri dari lap dapur: 1. Punya dua lap Bakteri akan cepat menyebar melalui kedua tangan, itulah sebabnya Anda harus punya dua lap. Lap satu untuk piring dan satunya lagi untuk lap tangan. Dengan begini bakteri tidak akan menyebar ketangan Anda dan keluarga. 2. Lap khusus sisa daging Siapkan lap khusus untuk mengelap sisa irisan daging yang ada di pisau atau meja. Karena bakteri dalam daging diketahui sangat cepat menyebar, terutama bakteri pada daging ayam. Jadi, sediakan lap khusus dan langsung cuci lap tersebut setelah memakainya. 3. Sediakan lap khusus wastafel Menurut para ahli, wastafel adalah tempat kedua yang paling berbakteri setelah toilet. Untuk mencegah penularan bakteri, ada baiknya jika Anda menggunakan lap khusus. Pakailah lap kertas atau spons untuk membersihkan wastafel. Jangan memakai lap sama untuk membersihkan piring atau meja makan. 4. Jangan gunakan pembersih pada lap Dalam mengelap, sebaiknya jangan gunakan cairan pembersih pada lap meja ataupun perbotan lainnya. Karena bakteri bisa saja mencemari tangan Anda melalui sisa pembersih tersebut. Jika sudah terlanjur, ada baiknya Anda mencuci tangan hingga bersih setelah menggunakan lap tersebut. 5. Taruh lap dengan cara digantung Lap yang basah saat diletakkan begitu saja di meja akan membuat suhu udara jadi lembab. Ini bisa membuat bakteri jadi tumbuh subur. Karena bakteri sangat suka di tempat yang lembab. Untuk mencegah hal itu terjadi, sebaiknya taruh lap di kail atau paku (menggantung). Selain mencegah kelembabpan, kain lap juga bisa lebih cepat keringnya. Jangan biarkan anak atau keluarga Anda terserang bakteri berbahaya karena lap dapur. Itulah sebabnya Anda harus pandai-pandai dalam menjaga kebersihan sekaligus menyimpan lap dengan cara yang benar.

Read more at: http://ciricara.com/2012/07/09/ciricara-cara-cegah-penyebaran-bakteri-melalui-lap-dapur/
Copyright © CiriCara.com
Kebanyakan orang selalu menggunakan kain lap untuk mengeringkan piring setelah dicuci. Dengan menggunakan kain lap, piring memang akan lebih cepat kering. Namun, apakah Anda yakin lap yang digunakan bebas dari bakteri? Berdasarkan penelitian, lap dapur sering menjadi sarang dari bakteri E.coli yang bisa membuat Anda dan sekeluarga terkena diare. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena masih ada cara untuk mencegah penyebaran bakteri dari lap dapur. Berikut cara mencegah penyebaran bakteri dari lap dapur: 1. Punya dua lap Bakteri akan cepat menyebar melalui kedua tangan, itulah sebabnya Anda harus punya dua lap. Lap satu untuk piring dan satunya lagi untuk lap tangan. Dengan begini bakteri tidak akan menyebar ketangan Anda dan keluarga. 2. Lap khusus sisa daging Siapkan lap khusus untuk mengelap sisa irisan daging yang ada di pisau atau meja. Karena bakteri dalam daging diketahui sangat cepat menyebar, terutama bakteri pada daging ayam. Jadi, sediakan lap khusus dan langsung cuci lap tersebut setelah memakainya. 3. Sediakan lap khusus wastafel Menurut para ahli, wastafel adalah tempat kedua yang paling berbakteri setelah toilet. Untuk mencegah penularan bakteri, ada baiknya jika Anda menggunakan lap khusus. Pakailah lap kertas atau spons untuk membersihkan wastafel. Jangan memakai lap sama untuk membersihkan piring atau meja makan. 4. Jangan gunakan pembersih pada lap Dalam mengelap, sebaiknya jangan gunakan cairan pembersih pada lap meja ataupun perbotan lainnya. Karena bakteri bisa saja mencemari tangan Anda melalui sisa pembersih tersebut. Jika sudah terlanjur, ada baiknya Anda mencuci tangan hingga bersih setelah menggunakan lap tersebut. 5. Taruh lap dengan cara digantung Lap yang basah saat diletakkan begitu saja di meja akan membuat suhu udara jadi lembab. Ini bisa membuat bakteri jadi tumbuh subur. Karena bakteri sangat suka di tempat yang lembab. Untuk mencegah hal itu terjadi, sebaiknya taruh lap di kail atau paku (menggantung). Selain mencegah kelembabpan, kain lap juga bisa lebih cepat keringnya. Jangan biarkan anak atau keluarga Anda terserang bakteri berbahaya karena lap dapur. Itulah sebabnya Anda harus pandai-pandai dalam menjaga kebersihan sekaligus menyimpan lap dengan cara yang benar.

Read more at: http://ciricara.com/2012/07/09/ciricara-cara-cegah-penyebaran-bakteri-melalui-lap-dapur/
Copyright © CiriCara.com
Dari daerah paling gemerlap hingga wilayah paling gelap di muka bumi. Hasil citra satelit menunjukkan peta penggunaan listrik dan konsumsi energi. Indonesia bersama negara dunia ketiga lainnya tertutup kegelapan. 

Peta ini dibuat oleh ilmuwan Felix Pharand-DeschÍnes menggunakan data yang dikumpulkan dari citra satelit. Menurut Daily Mail, dia ingin membandingkan negara maju dengan dunia ketiga. 

Negara dunia ketiga di Afrika, Amerika Selatan, dan sebagian besar wilayah Asia tampak tertutup kegelapan. Di benua Asia, Jepang menjadi negara yang paling berkilau. Di pusat benua Asia, India, dan Australia jarang terlihat cahaya. Di Afrika, titik-titik cahaya hanya banyak terlihat dari Kairo hingga Nil di Mesir. 

Di Indonesia, titik cahaya paling banyak terpusat di Pulau Jawa. Sementara, wilayah Timur Indonesia dikuasai kegelapan. Konsumsi energi di Indonesia tampak tidak merata. Kondisi ini berbanding terbalik dengan negara Barat yang tampak berkilauan karena banyak mengonsumsi energi. 

Pada malam hari, London menjadi kota yang paling mengkilap dengan taburan titik cahaya pada peta. Bahkan, konsumsi energi London dapat menyalakan lampu di Irlandia hingga menjadi pertunjukkan cahaya. 

Setiap tahun London mengonsumsi energi 150.000 gigawatt per jam. Konsumsi energi ibukota Inggris ini sama dengan konsumsi seluruh negara Portugal dan Yunani. Pihak yang melakukan kampanye penghematan telah memperingatkan bahwa 50 persen populasi Inggris tidak akan bisa melihat bintang pada langit malam karena "dikotori" polusi cahaya ini.   

Citra satelit menunjukkan Inggris dan negara lain di benua Eropa, seperti Paris dan Moskow, banyak mengonsumsi listrik untuk penerangan pada malam hari. Beberapa kota besar menghabiskan energi yang jauh lebih besar sehingga dari angkasa tampak gemerlap.
Amerika Serikat juga boros dalam penggunaan listrik. Wilayah timur di Houston, Texas, dan San Francisco, serta Los Angeles pada wilayah barat menunjukkan polusi cahaya parah.  

Peta dunia yang cantik berkilauan ini menunjukkan bangsa Barat bersalah karena membuang-buang energi. Wilayah ini menimbulkan polusi cahaya dalam skala yang mengejutkan.
Peta konsumsi energi listrik dunia
Secara global, citra satelit ini menunjukkan negara Barat membuang-buang energi sementara wilayah lain berada dalam kegelapan. Ini menunjukkan negara maju yang kaya mengonsumsi energi jauh lebih banyak dibanding negara berkembang. Negara Barat memberikan kontribusi terbesar dalam polusi cahaya.

Sumber
Kebanyakan orang selalu menggunakan kain lap untuk mengeringkan piring setelah dicuci. Dengan menggunakan kain lap, piring memang akan lebih cepat kering. Namun, apakah Anda yakin lap yang digunakan bebas dari bakteri? Berdasarkan penelitian, lap dapur sering menjadi sarang dari bakteri E.coli yang bisa membuat Anda dan sekeluarga terkena diare. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena masih ada cara untuk mencegah penyebaran bakteri dari lap dapur. Berikut cara mencegah penyebaran bakteri dari lap dapur: 1. Punya dua lap Bakteri akan cepat menyebar melalui kedua tangan, itulah sebabnya Anda harus punya dua lap. Lap satu untuk piring dan satunya lagi untuk lap tangan. Dengan begini bakteri tidak akan menyebar ketangan Anda dan keluarga. 2. Lap khusus sisa daging Siapkan lap khusus untuk mengelap sisa irisan daging yang ada di pisau atau meja. Karena bakteri dalam daging diketahui sangat cepat menyebar, terutama bakteri pada daging ayam. Jadi, sediakan lap khusus dan langsung cuci lap tersebut setelah memakainya. 3. Sediakan lap khusus wastafel Menurut para ahli, wastafel adalah tempat kedua yang paling berbakteri setelah toilet. Untuk mencegah penularan bakteri, ada baiknya jika Anda menggunakan lap khusus. Pakailah lap kertas atau spons untuk membersihkan wastafel. Jangan memakai lap sama untuk membersihkan piring atau meja makan. 4. Jangan gunakan pembersih pada lap Dalam mengelap, sebaiknya jangan gunakan cairan pembersih pada lap meja ataupun perbotan lainnya. Karena bakteri bisa saja mencemari tangan Anda melalui sisa pembersih tersebut. Jika sudah terlanjur, ada baiknya Anda mencuci tangan hingga bersih setelah menggunakan lap tersebut. 5. Taruh lap dengan cara digantung Lap yang basah saat diletakkan begitu saja di meja akan membuat suhu udara jadi lembab. Ini bisa membuat bakteri jadi tumbuh subur. Karena bakteri sangat suka di tempat yang lembab. Untuk mencegah hal itu terjadi, sebaiknya taruh lap di kail atau paku (menggantung). Selain mencegah kelembabpan, kain lap juga bisa lebih cepat keringnya. Jangan biarkan anak atau keluarga Anda terserang bakteri berbahaya karena lap dapur. Itulah sebabnya Anda harus pandai-pandai dalam menjaga kebersihan sekaligus menyimpan lap dengan cara yang benar.

Read more at: http://ciricara.com/2012/07/09/ciricara-cara-cegah-penyebaran-bakteri-melalui-lap-dapur/
Copyright © CiriCara.com

JANGAN LUPA DI LIKE YAH!!!
Posted by Unknown - Rating: 4.5
Title : Indonesia,masuk negara tergelap didunia
Description oleh : berita unik di dunia, Kebanyakan orang selalu menggunakan kain lap untuk mengeringkan piring setelah dicuci. Dengan menggunakan kain lap, piring memang akan leb...

Share to

Facebook Google+ Twitter

0 Response to "Indonesia,masuk negara tergelap didunia"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Hot Lainnya

Copyright © 2012 berita unik di dunia - All Rights Reserved
Design by Tahan Lama - Powered by Blogger