Selasa, 26 November 2013

Menkominfo Redam Isu Kiamat Internet

 

Terkait isu Kiamat Internet yang kini tengah ramai dibicarakan, Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu panik. Menurutnya, virus DNS-Changer yang menjadi penyebab Kiamat Internet tidak berisiko tinggi di Indonesia.
Dalam keterangan pers pada Minggu (8/7) malam, Tifatul mengatakan bahwa Kiamat Internet hanyalah sebuah rumor. Ini berarti bahwa kemacetan jaringan internet di Indonesia dalam skala besar pada 9 Juli 2012 tidaklah benar. Selain itu, ia juga menyampaikan himbauan tersebut melalui akun twitternya @tifsembiring.

Menteri kelahiran 28 September 1961 tersebut juga menyampaikan bahwa Indonesia sempat mendapat serangan bertubi-tubi dari virus yang diciptakan warga Estonia tersebut. Namun, Biro Investigasi Amerika Serikat (FBI) segera bertindak dengan menciptakan antivirus baru.

Saat ini, jumlah komputer yang terjangkit DNS-Changer telah jauh berkurang. Tiga bulan lalu jumlahnya mencapai 360.000 komputer, sedangkan sekarang hanya sekitar 277.000. Dari jumlah Tersebut, 64.000 di antaranya merupakan komputer-komputer di Amerika.

FBI pernah merilis 25 negara yang berisiko tinggi terjangkit Trojan. Namun, Indonesia tidak termasuk dalam daftar tersebut. Kebanyakan berjangkit di negara-negara Eropa dan Amerika, ujar Tifatul.

Terakhir, Tifatul menambahkan bahwa meskipun menurut para peneliti DNS-Changer tidak berkembang di Indonesia, setiap pengguna internet sepatutnya tetap waspada. Untuk menjaga agar tetap aman beraktivitas di dunia maya, ia menganjurkan untuk memeriksa dan membersihkan komputer masing-masing dengan menggunakan program antivirus dan tidak mengunjungi tautan-tautan yang dikirim oleh orang yang tidak dikenal.

SUMBER
JANGAN LUPA DI LIKE YAH!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar